sekarang hari hari ku diisi dengan rutinitas yang begitu-begitu juga…. he he mungkin inilah kehidupan seorang ‘buruh’. Anyway sesuatu yang begitu begitu saja bisa menjadi sesuatu yang tidak begitu begitu aja lo..kalau menurutku semua ada di kemauan kita untuk mengisi setiap detiknya hidup dengan aktivitas yg menyenangkan dan yg lebih penting bermanfaat, pasti bakal ada kepuasan tersendiri .. :) jadi dimanapun kita pada kondisi apapun kita semua akan jadi menyenangkan… , tentunya kalau kita mau.. have a good day..
Benar … saya setuju dengan pendapat sampeyan, hidup dimana saja dan dalam situasi apa saja akan terasa menyenangkan kalau kita pandai mengelola waktu yang kita miliki, tentu saja dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat.
Masalahnya : “Apa sih hal yang bermanfaat itu ?”.
Berbicara tentang hal yang bermanfaat, sering orang terjebak pada “sesuatu” yang terlihat, sesuatu yang bisa dirasakan.
Padahal hakikinya sesuatu yang bisa dirasakan langsung “sifatnya” hanya sementara … nisbi. Maka ketika Opick bersenandung dalam lagunya “Bila waktu telah terhenti” … rasanya kalimat yang meluncur seolah mewakili situasi kita sekarang ini yang begitu bangga dengan kehidupan dunia, dan lupa bahwa suatu saat waktu kita akan berakhir … setelah itu semuapun pergi meninggalkan kita.
Kalau begitu apa yang bermanfaat itu …? Kamu bisa merenungkannya.
Salam,
Narno